Tentang Mimpi yang Tidak Pernah Dimulai

Dulu, aku pernah memiliki satu mimpi yang begitu jelas: menjadi seorang arsitek. Aku membayangkan diriku menggambar denah, menyusun ruang, menciptakan bangunan yang tak hanya berdiri kokoh tetapi juga menyimpan cerita. Namun entah bagaimana, mimpi itu tak pernah benar-benar kujalankan. Bahkan untuk memulainya saja, aku tidak pernah cukup berani.

Seingatku, ibu ingin aku mengambil jalan yang lebih “aman.” Fokus di bidang ekonomi, bekerja rapi di balik meja, mengenakan seragam bank yang terlihat mapan dan terhormat. Mungkin itu bentuk cinta yang ia pahami....masa depan yang stabil untuk anak perempuannya. Dan aku, yang saat itu masih terlalu muda untuk membedakan antara keinginan sendiri dan harapan orang tua, memilih untuk mengikuti arus.

Lalu datang masa muda yang kacau. Keputusan-keputusan yang terburu-buru, emosi yang belum matang, dan hubungan yang seharusnya tidak kugenggam terlalu erat. Sedikit demi sedikit, impian itu terkikis. Bukan karena tak mampu, tetapi karena kehilangan arah. Mungkin juga karena aku membiarkan orang lain terlalu banyak menentukan langkahku.

Hari ini, aku tidak menyalahkan siapa pun. Tidak pada ibu, tidak pada keadaan, tidak pula pada seseorang di masa lalu. Namun penyesalan tetap ada....sunyi, tapi dalam. Sebuah suara kecil yang sering berbisik, “what if…” Bagaimana jika dulu aku lebih berani? Bagaimana jika aku tetap bertahan pada mimpiku? Pertanyaan itu berjalan bersamaku, seiring bertambahnya usia.

Jika kamu masih muda dan kebetulan membaca ini, izinkan aku berbicara sebagai seseorang yang merasa telah menyia-nyiakan setengah hidupnya. Tolong, jangan keluar dari jalur yang sudah kamu yakini sebagai mimpimu sendiri. Dunia mungkin akan menawarkan banyak jalan yang terlihat lebih aman, lebih cepat, atau lebih menyenangkan. Tapi suatu hari nanti, ketika usia tak lagi muda, yang tersisa hanyalah pertanyaan tentang pilihan yang tidak pernah diperjuangkan. Dan percayalah, rasa itu jauh lebih berat daripada lelahnya berjuang sejak awal.

0 Comments